PENGEMBANGAN SEKOLAH ADIWIYATA SMAN 9 KOTA BENGKULU

  1. Latar Belakang

Berbagai upaya untuk mengubah sikap dan perilaku yang dilakukan berbagai pihak atau elemen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya nilai-nilai lingkungan dan permasalahan lingkungan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan generasi yang akan datang.

Sekolah merupakan institusi pendidikan yang memiliki peranan penting dalam upaya menumbuh kembangkan kesadaran tentang perlunya kesadaran melestarikan lingkungan hidup. Siswa merupakan generasi yang potensial untuk dikembangkankan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup.

Mendorong dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan serta sikap yang mampu menumbuhkan kepedulian, komitmen untuk melindungi memperbaiki serta memanfaatkan lingkungan hidup secara bijaksana, menciptakan perilaku baru yang bersahabat dengan lingkungan hidup serta mengembangkan etika lingkungan hidup serta memperbaiki kualitas hidup sangat perlu untuk dikembangkan di sekolah mengingat semakin terbatasnya sumber daya alam yang ada di bumi ini.

Pembelajaran yang bertema lingkungan hidup sangat perlu dikembangkan baik secara monolitik maupun terintegrasi dalam berbagai mata pelajaran sangat memungkinkan terciptanya kesadaran siswa tentang perlunya pemeliharaan lingkungan hidup.

Berdasarkan hal-hal di atas maka sejak tahun 2015 SMAN 9 KOTA BENGKULU   mengikuti pengembangan kegiatan Adiwiyata.  Selain untuk meningkatkan keindahan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan peran serta secara aktif untuk secara bersama-sama memelihara lingkungan hidup.

  1. Potensi dan Kendala
  2. Potensi

SMAN 9 KOTA BENGKULU  memiliki potensi yang cukup baik untuk mengikuti program pengembangan sekolah Adiwiyata tahun 2015-2016. Potensi-potensi tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :

  1. Siswa SMAN 9 KOTA BENGKULU dengan 15 rombongan belajar memiliki minat belajar dan berprestasi siswa cukup tinggi sehingga sangat mudah diarahkan untuk dilaksanakan program adiwiyata.
  2. Guru SMAN 9 KOTA BENGKULU memiliki tingkat pendidikan 100% sarjana (18% guru berpendidikan S2) memiliki komitmen yang sangat tinggi, selain meningkatkan prestasi akademik, iman dan taqwa tetapi juga memiliki kesadaran yang tinggi untuk bersama-sama melestarikan lingkungan hidup.
  3. SMAN 9 KOTA BENGKULU memiliki lokasi sekolah yang aman dan sangat kondusif untuk pelaksanaan pembelajaran, karena jauh dari pusat keramaian sehingga secara moral sangat terkait dengan isu-isu global tentang pelestarian lingkungan hidup dengan berbagai dinamikanya.
  4. Komite SMAN 9 KOTA BENGKULU memiliki komitmen yang besar terhadap perkembangan SMAN 9 KOTA BENGKULU  dalam upaya meningkatkan pendidikan pada umumnya dan pengembangan lingkungan hidup pada khususnya.
  5. Orang tua siswa SMAN 9 KOTA BENGKULU sangat mendukung  berbagai program yang dilaksanakan di SMAN 9 KOTA BENGKULU  .
  6. Peranan pemerintah Kota Bengkulu sangat aktif dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
  7. Banyaknya lembaga-lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah yang dapat diajak bekerja sama dalam upaya mengembangkan kegiatan Adiwiyata di sekolah.

Berdasarkan  potensi-potensi di atas, maka pengembangan program Adiwiyata menjadi program yang sangat strategi dalam upaya mendorong dan memberikan kesempatan kepada siswa SMAN 9 KOTA BENGKULU  untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk bersahabat dan kemudian secara bersama-sama melestarikan lingkungan hidup sesuai dengan kemampuan dirinya masing-masing.

  1. Kendala

Selain potensi-potensi yang dimiliki oleh SMAN 9 KOTA BENGKULU  maka terdapat kendala-kendala sebagai berikut :

  1. Latar belakang sosial ekonomi orang tua siswa, sehingga belum semuanya memahami akan arti pentingnya pendidikan dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.
  2. Terbatasnya dana dari sekolah dan masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam menunjang kegiatan sekolah
  3. Sistem sosial dan budaya juga sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat sehingga diperlukan sosialisasi secara berkesinambungan untuk secara bersama-sama melestarikan lingkungan hidup.

Meskipun terdapat kendala-kendala tersebut di atas, namun dalam pengembangan Adiwiyata di SMAN 9 KOTA BENGKULU  tetap dilakukan dengan semangat adiwiyata yang tinggi dari siswa dan guru.

 

  1. Pengembangan Kebijakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan

 

No Tujuan Kegiatan Sasaran Output Waktu
I II III IV
1 Visi dan misi sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan a.    Menentukan visi dan misi sekolah yang mencerminkan budaya lingkungan hidup Guru, TU, Komite SMAN 9 Kota Bengkulu Terciptanya Visi dan Misi Sekolah yang mencerminkan  budaya lingkungan hidup tercantum dalam KTSP
b.    Melaksanakan Sosialisasi pengembangan visi dan misi sekolah Guru, TU, Siswa, Komite Sekolah, Orang tua dan masyarakat Tersosialisasikannya visi dan misi sekolah yang berwawasan lingkungan hidup
c.    Penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (Rencana strategis dan rencana operasional sekolah) Guru, Tata Usaha dan Komite Sekolah Terselesaikannya Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah SMAN 9 Kota Bengkulu  yang berbudaya lingkungan hidup
d.    Sosialisasi Rencana Kegiatan dan anggaran SMAN 9 KOTA BENGKULU Guru, Tata Usaha, dan seluruh keluarga besar SMAN 9 Kota Bengkulu  , termasuk orang tua siswa Tersosialisasikannya Rencana Kegiatan dan Anggaran SMAN 9 Kota Bengkulu
e.    Pelaksanaan Rencana Kegiatan dan Anggaran SMAN 9 KOTA BENGKULU Guru, Tata Usaha, dan seluruh keluarga besar SMAN 9 Kota Bengkulu  , termasuk orang tua siswa Terlaksananya Rencana Kegiatan dan Anggaran SMAN 9 Kota Bengkulu
2 Pengembangan Pembelajaran pendidikan lingkungan hidup. kebijakan Sekolah yang mendukung terciptanya sekolah yang peduli dan berbudaya  lingkungan a.    Pembuatan Surat Keputusan tentang Tim Pengembang KTSP SMAN 9 KOTA BENGKULU Ur. Kurikulum, Tata Usaha, Guru Terbitnya Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang Pengembangan KTSP berwawasan lingkungan di SMAN 9 Kota Bengkulu
b.   Workshop Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang berwawasan lingkungan Guru, Tata Usaha, Komite Sekolah Terselesaikannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di SMAN 9 Kota Bengkulu  yang berwawasan lingkungan.
c.    Pembuatan Silabus yang memuat tentang  mata pelajaran  yang terintegrasi dengan pendidikan  lingkungan hidup Guru Mata Pelajaran Terselesaikannya silabus mata pelajaran yang terintegrasi dalam  mengembangkan lingkungan hidup di SMAN 9 Kota Bengkulu
d.   Pembuatan Rencana Pembelajaran yang memuat tentang materi pembelajaran yang terintegrasi maupun monolotik dengan pendidikan  lingkungan hidup Guru Mata Pelajaran Terselesaikannya RPP yang memuat materi pembelajaran yang terintergrasi maupun monolotik pendidikan  lingkungan hidup

 

e. Pembuatan sistem evaluasi tentang pengembangan lingkungan hidup Guru mata pelajaran Tersusunya perangkat Evaluasi  yang memuat lingkungan hidup
Melaksanakan kegiatan rutin tahunan yang bertema lingkungan hidup a. Pelaksanaan Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, berupa kegiatan bhakti lingkungan Kepsek, Guru, peserta didik dan seluruh keluarga besar SMAN 9 Kota Bengkulu Terlaksananya kegiatan bakti lingkungan di SMAN 9 Kota Bengkulu
b. Pelaksanaan Kegiatan Menyambut Hari Lahan Basah, penyiraman secara masal semua lingkungan sekolah yang ditanami dengan pepohonan Guru, peserta didik dan seluruh keluarga besar SMAN 9 Kota Bengkulu Pemeliharaan tanah di SMAN 9 Kota Bengkulu  dapat terlaksana secara baik
c. Peringatan hari kehutanan se-dunia, berupa lomba lukis yang bertemakan tentang pelestarian hutan  Guru, peserta didik dan seluruh keluarga besar SMAN 9 Kota Bengkulu Terciptanya pemahaman tentang perlunya pelestarian hutan
d. Peringatan Maulud Nabi Besar Muhammad SAW dengan lomba pembuatan Slogan, Motto mengenai lingkungan hidup Kepsek, Guru, peserta didik dan seluruh keluarga besar SMAN 9 Kota Bengkulu Terdokumentasikannya Slogan, Semboyan dan Motto Lingkungan hidup
e. Peringatan hari bumi
3 Peningkatan kapasitas SDM ( Tenaga Kependidikan dan Non kependidikan ) di bidang pendidikan lingkungan hidup. a. Melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai lingkungan hidup kepada orang tua siswa SMAN 9 Kota Bengkulu Orang tua siswa SMAN 9 Kota Bengkulu Tersosialisasinya program pendidikan lingkungan hidup di SMAN 9 Kota Bengkulu
 

 

b. Melaksanakan kegiatan Workshop lingkungan hidup di SMAN 9 Kota Bengkulu Guru dan siswa di SMAN 9 Kota Bengkulu Terlaksananya pengembangan pendidikan lingkungan hidup di SMAN 9 Kota Bengkulu
c. Ikut serta dalam kegiatan pelatihan mengenai lingkungan hidup Guru Bertambahnya pengetahuan guru tentang pengembangan pendidikan lingkungan hidup di SMAN 9 Kota Bengkulu  

 

 

 

d. Pelaksanaan Studi Banding dan Program Kemitraan ke SMA N 4 Bengkulu Kepala Sekolah, guru, TU, dan Siswa SMAN 9 Kota Bengkulu Bertambahnya wawasan Kepala Sekolah, guru, TU, dan siswa SMAN 9 Kota Bengkulu  Bengkuklu tentang pendidikan lingkungan hidup
4 Kebijakan sekolah dalam upaya penghematan SDA a. Pembuatan Surat Keputusan tentang efisiensi  Penggunaan Air dan penanggung jawab pelaksanaan pengembangan  lingkungan Seluruh warga sekolah Terlaksananya efifiensi penggunaan air di SMAN 9 Kota Bengkulu
b. Pembuatan Surat Keputusan tentang efiseinsi Penggunaan listrik dan penanggung jawab

pelaksanaan pengembangan lingkungan hidup

Seluruh warga sekolah Terlaksananya efisiensi penggunaan listrik di SMAN 9 Kota Bengkulu
c. Pembuatan Surat Keputusan tentang efisiensi Penggunaan Kertas dan penanggung jawab pelaksanaan pengembangan lingkungan hidup  

Seluruh warga sekolah

Terlaksananya efisiensi penggunaan kertas di SMAN 9 Kota Bengkulu
d. Pembuatan surat keputusan tentang efisiensi penggunaan plastic dan penanggung jawab pelaksanaan pengembangan lingkungan hidup Seluruh warga sekolah Terlaksananya efisiensi penggunaan plastic di SMAN 9 Kota Bengkulu
e. Pembuatan petunjuk teknis dalam upaya penghematan SDA Seluruh warga sekolah Terlaksananya petunjuk teknis dalam penghematan SDA di SMAN 9 Kota Bengkulu
5 Kebijakan sekolah yang mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat a. Penetapan Surat Keputusan tentang Tim sosialisasi Penerapan Pendidikan Lingkungan Hidup Guru, Komete, peserta didik, petugas sekolah Terbitnya Surat Keputusan  Tim sosialisasi Penerapan PLH  di SMAN 9 Kota Bengkulu
b. Sosialiasi kegiatan penerapan Lingkungan hidup di Sekolah kepada Guru dan Tata Usaha pada saat rapat pembinaan di SMAN 9 KOTA BENGKULU Guru dan TU Terlaksannyaa sosialisasi penerpan lingkungan hidup kepada guru dan TU di SMAN 9 Kota Bengkulu  

 

 

c. Sosialiasi kegiatan penerapan Lingkungan hidup di Sekolah kepada warga sekolah, guru dan peserta didik pada saat upacara bendera di SMAN 9 Kota Bengkulu Guru, TU dan peserta didik Terlaksananya sosialisasi penerpan lingkungan hidup kepada guru, TU, dan peserta didik di SMAN 9 Kota Bengkulu
d. Sosialiasi kegiatan penerapan Lingkungan hidup di Sekolah kepada orang tua peserta didik di SMAN 9 Kota Bengkulu Orang tua peserta didik Terlaksannyaa sosialisasi penerpan lingkungan hidup kepada orang tua peserta didik di SMAN 9 Kota Bengkulu
a.   Sosialisasi kegiatan penerapan lingkungan hidup di sekolah kepada manyarakat sekitar di SMAN 9 Kota Bengkulu  

Masyarakat sekitar sekolah

Terlaksananya sosialisasi penerpan lingkungan hidup kepada masyarakat sekitar sekolah di SMAN 9 Kota Bengkulu
b.   Sosialisasi kegiatan penerapan lingkungan hidup kepada Organisasi Siswa Intra Sekolah di SMAN 9 Kota Bengkulu OSIS Terlaksananya sosialisasi penerapan lingkungan hidup kepada OSIS di SMAN 9 Kota Bengkulu
6 Kebijakan sekolah untuk pengalokasian dan penggunaan dana bagi kegiatan yang terkait dengan masalah lingkungan hidup a. Pengalokasian dana untuk training kegiatan Lingkungan hidup kepada OSIS SMAN 9 Kota Bengkulu OSIS SMAN 9 Kota Bengkulu OSIS memiliki wawasan luas tentang lingkungan hidup
 

 

b. Pengalokasian dana untuk penyediaan prasarana kebersihan lingkungan

 

Penyediaan prasarana kebersihan di SMAN 9 Kota Bengkulu Terpenuhi prasarana kebersihan di SMAN 9 Kota Bengkulu
c. Pengalokasian dana untuk penyediaan penghijauan lingkungan Penyediaan penghijauan lingkungan di SMAN 9 Kota Bengkulu Terpenuhi penghijauan di lingkungan SMAN 9 Kota Bengkulu
d. Pengalokasian  dana untuk pembuatan kompos Penyediaan prasarana pembuatan kompos di SMAN 9 Kota Bengkulu Terpenuhi kompos bagi pengembangan lingkungan di SMAN 9 Kota Bengkulu
e. Pengalokasian dana yang bersumber dari hasil penjualan kompos buatan sekolah Kompos buatan sekolah Terpenuhi dana dari pembuatan kompos sekolah

 


  1. Pengembangan Kurikulum Berbasis Lingkungan

 

No Tujuan Kegiatan Sasaran Output Waktu
I II III IV
1

 

Pengembangan kurikulum pembelajaran Pendidikan Lingkungan hidup a. Menyusun silabus mata pelajaran yang terintegrasi  Pendidikan Lingkungan Hidup Kepsek, guru mata pelajaran Terpenuhi silabus mata pelajaran terintegrasi PLH di SMAN 9 Kota Bengkulu
b. Merekapitulasi hasil identifikasi materi mata pelajaran  yang terintegrasi PLH Guru mata pelajaran yang terintegrasi Terpenuhi materi yang terintegrasi PLH di SMAN 9 Kota Bengkulu
c. Penyusunan RPP yang memiliki keterkaitan materi PLH sesuai materi yang diajarkan Guru mata pelajaran yang terintegrasi Terpenuhi RPP yang teintegrasi PLH di SMAN 9 Kota Bengkulu
d. Penyediaan bahan ajar/literature yang relevan dengan isu lingkungan Guru mata pelajaran yang terintegrasi Tersedia bahan ajar/ literatur mata pelajaran yang relevan dengan isu lingkungan di SMAN 9 Kota Bengkulu
c.  Penyediaan hasil evaluasi hasil belajar PLH setiap peserta didik Guru mata pelajaran yang terintegras dan siswa Tersedia hasil evaluasi belajar PLH setiap peserta didik di SMAN 9 Kota Bengkulu
2 Penggalian dan pengembangan materi dan persoalan lingkungan hidup yang ada di masyarakat sekitar a.   Pelaksanaan pengembangan materi PLH berdasarkan isu local pelestarian flora/fauna Guru mata pelajaran yang terintegrasi

 

 

Terpenuhi RPP pengembangan materi PLH berdasarkan isu local pelestarian flora/fauna di SMAN 9 Kota Bengkulu
 

 

b.  Pelaksanaan PLH terlaksana melalui kegiatan eksplorasi permasalahan lingkungan hidup masyarakat Guru mata pelajaran dan siswa Terpenuhi pelaksanaan PLH melalui kegiatan eksplorasi permasalahan lingkungan hidup masyarakat di SMAN 9 Kota Bengkulu
c.    Tersusunnya materi terkait dalam kurikulum dengan potensi dan persoalan lingkungan hidup masyarakat setempat Guru mata pelajaran Tersedianya materi yang terkait dengan potensi dan persoalan lingkungan masyarakat setempat di SMAN 9 Kota Bengkulu
d.    Tersedianya bahan ajar yang kontekstual dengan potensi dan persoalan lingkungan hidup di sekitar masyarakat Guru mata pelajaran Tersedia bahan ajar yang kontekstual dengan potensi dan persoalan lingkungan di sikitar masyarakat di SMAN 9 Kota Bengkulu
3 Pengembangan metode belajar berbasis lingkungan dan budaya a.    Pelaksanaan metode belajar berbasis lingkungan dan budaya melalui diskusi Guru dan peserta didik Terlaksana metode belajar berbasis lingkungan melalui diskusi
b.    Pelaksanaan metode belajar berbasis lingkungan melalui unjuk kerja Guru dan peserta didik Terlaksana metode belajar berbasis lingkungan melalui metode unjuk kerja
c.    Pelaksanaan metode belajar berbasis lingkungan melalui pengamatan Guru dan peserta didik Terlaksana metode belajar berbasis lingkungan melalui pengamatan
d.    Pelaksanaan metode belajar berbasis lingkungan melalui studi lapangan Guru dan peserta didik Terlaksana metode belajar berbasis lingkungan studi lapangan
Nara sumber/ guru/ tamu pembelajaran PLH yang pernah didatangkan di SMAN 9 Kota Bengkulu a. Pelaksanaan pembelajaran Lingkungan  hidup dengan mendatangkan LSM Peserta didik Terlaksana pembelajaran Lingkungan Hidup dengan nara sumber LSM
Sumber belajar PLH yang dimanfaatkan di SMAN 9 Kota Bengkulu a. Pelaksanaan pembelajaran pemanfaatan taman kota sebagai sumber belajar lingkungan hidup Peserta didik Terlaksana pembelajaran pemanfaatan taman kota sebagai sumber belajar di SMAN 9 Kota Bengkulu
4 Pengembangan kegiatan kurikurer untuk peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang  lingkungan hidup a.    Pelaksanaan kegiatan kurikurer yang terkait dengan pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan yang menghasilkan karya/aksi nyata berupa laporan penelitian, dan poster Peserta didik Terciptanya karya/aksi nyata peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan kurikurer di SMAN 9 Kota Bengkulu
b.    Pelaksanaan kegiatan mata pelajaran yang terintegrasi untuk mendukung kurikuler PLH di SMAN 9 Kota Bengkulu Peserta didik Terlaksana mata pelajaran terintegrasi mendukung kurikuler PLH di SMAN 9 Kota Bengkulu
c.    Pelaksanaan untuk mewujudkan hasil karya aksi yang terkait PLH dalam kegiatan kurikuler  

Peserta didik

Terlaksana hasil karya aksi berupa karya tulis pemanfaatan limbah jagung di SMAN 9 Kota Bengkulu
d.    Pelaksanaan untuk mewujudkan hasil karya berupa produk yang terkait PLH dalam kegiatan kurikuler

 

Peserta didik Terlaksana hasil produk pemanfaatan limbah plastic di SMAN 9 Kota Bengkulu

 

  1. Pengembangan Kegiatan Lingkungan Hidup Berbasis Partisipatif

 

No Tujuan Kegiatan Sasaran Output Waktu
I II III IV
1 Menciptakan kegiatan ekstrakurikuler untuk peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang lingkungan hidup a.  Kegiatan Jum’at Bersih di SMAN 9 KOTA BENGKULU Seluruh warga SMAN 9 KOTA BENGKULU Terlaksananya kegiatan Jum’at Bersih di SMAN 9 KOTA BENGKULU
b. Kegiatan pembuatan majalah dinding yang dengan tema lingkungan hidup  di SMAN 9 Kota Bengkulu Peserta didik Terlaksana kegiatan majalah diding dengan tema lingkungan hidup di SMAN 9 Kota Bengkulu
c. Kegiatan lomba kebersihan kelas di SMAN 9 Kota Bengkulu Pesert didik Terlaksana kegiatan lomba kebersihan di SMAN 9 Kota Bengkulu
d. Pelaksanaan piket kebersihan /perawatan taman di SMAN 9 Kota Bengkulu Peserta didik Terlaksana kegiatan piket kebersihan di SMAN 9 Kota Bengkulu
e. Pelaksanaan  Masa Orientasi Siswa OSIS di SMAN 9 Kota Bengkulu OSIS Terlaksananya Kegiatan MOS OSIS di SMAN 9 Kota Bengkulu
 

 

f. Pelaksanaan Masa Orientasi Siswa Baru di SMAN 9 Kota Bengkulu Peserta didik baru Terlaksana kegiatan MOS siswa baru di SMAN 9 Kota Bengkulu
g. Pelaksanaan penanam pohon oleh pramuka  SMAN 9 Kota Bengkulu

 

Pramuka  Pramuka peduli terhadap lingkungan sekitar di SMAN 9 Kota Bengkulu
h. Kegiatan penanaman pohon dan bunga di SMAN 9 Kota Bengkulu Peserta didik Tertanamnya pohon dan bunga baik di SMAN 9 KOTA BENGKULU  atau tempat lain.
i. Kegiatan pengelolaan sampah menjadi kompos di SMAN 9 Kota Bengkulu Peserta didik Terolahnya sampah di SMAN 9 KOTA BENGKULU
2 Mengikuti kegiatan aksi lingkungan hidup yang dilakukan oleh pihak luar a.. Lomba karya tulis lingkungan hidup dalam rangka pemilihan duta sanitasi Propinsi Bengkulu yang di adakan oleh Dinas PU Propinsi Bengkulu Peserta didik Terdokumentasi hasil karya tulis peserta didik dalam pemilihan duta sanitasi Propinsi Bengkulu berupa sertifikat
b. Lomba membuat poster dalam rangka pemilihan duta sanitasi Propinsi Bengkulu yang diadakan oleh Dinas PU Propinsi Bengkulu Peserta didik Terdokumentasi lomba poster dalam pemilihan duta sanitasi Propinsi Bengkuluberupa foto dan sertifikat
c. Kegiatan pencanangan Bengkulu Hijau, bersih, dan sehat yang diadakan oleh Bank Indonesia dan Koran lokal Radar Bengkulu Peserta didik Dokumentasi berupa Surat Undangan
3 Membangun kegiatan kemitraan atau memprakarsai pengembangan pendidikan lingkungan hidup

 

 

 

 

 

 

a. Pelaksanaan program kemitraan dengan sekolah lain baik di dalam maupun di luar Propinsi Bengkulu

 

Guru, Staf TU dan peserta didik Terlaksananya program kemitraan yang berorientasi tentang lingkungan hidup

 


  1. Pengembangan dan Pengelolaan Sarana Pendukung Sekolah yang Ramah Lingkungan

 

No Tujuan Kegiatan Sasaran Output Waktu
I II III IV
1 Pengembangan fungsi sarana pendukung sekolah yang ada untuk pendidikan lingkungan hidup a. Pengembangan sampah untuk pembelajaran lingkungan hidup Guru dan peserta didik Terciptanya pembelajaran lingkungan hidup
b.Pemilahan sampah / sebagai media pembelajaran Guru dan peserta didik Tercipta sampah sebagai media pembelajaran lingkungan hidup
 c.  Pemanfaatan taman / kebun, green house dan toga Guru dan peserta didik Lngkungan sekitar  dapat dimanfaatkan untuk  pembelajaran PLH di SMAN 9 Kota Bengkulu
d. Pembuatan kompos sebagai sarana pembelajaran bagi siswa Guru dan peserta didik Tercipta pembelajaran lingkungan hidup
e. Pemeliharaan lingkungan secara berkelompok sebagai sarana belajar siswa Peserta didik Terciptanya kerindangan, kebersihan dan keindahan ruangan kelas
f. Pembuatan alat peraga yang berasal dari sampah di SMAN 9 Kota Bengkulu Peserta didik Terciptanya alat peraga yang berasal dari sampah
2 Peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan di dalam dan di luar kawasan sekolah a. Pengaturan ruangan kelas Guru dan peserta didik
 

 

b. Pemeliharaan dan pengaturan pohon peneduh / penghijauan

 

 

Guru, Staf TU dan peserta didik
c. Pemanfaatan sumur serapan Guru, staf TU dan peserta didik
d. Pengelolaan sanitasi Guru, staf TU dan peserta didik
f. Pembuatan mekanisme dan jadwal kegiatan pengelolaan sanitasi Guru dan peserta didik
g. Pembersihan drainase Guru, staf Tu dan peserta didik
3 Penghematan Sumber Daya Alam (listrik, air) dan ATK

 

 

a. Pembuatan regulasi penggunaan listrik dalam upaya efisiensi Listrik

 

Semua warga sekolah Terlaksananya efisien penggunaan air
b. Pembuatan regulasi penggunaan air dalam upaya efisiensi penggunaan air Semua warga sekolah Terlaksana efisien penggunaan air
c. Pembuatan Regulasi penggunaan air dalam upaya efisiensi penggunaan kertas Semua warga sekolah Terlaksana penggunaan kertas secara efisien
d. Pembuatan regulasi penggunaan plastik dalam upaya efisiensi penggunaan plastik Semua warga sekolah Terlaksana efisien penggunaan tinta
4 Peningkatan pelayanan makanan sehat a. Penempatan kantin yang memenuhi syarat kebersihan Petugas kantin Terciptanya kantin yang bersih dan memenuhi persyaratan lingkungan hidup
b. Pemeriksaan berkala kantin sekolah Petugas kantin Terciptanya kantin yang bersih dan memenuhi persyaratan lingkungan hidup
c. Penggunaan kemasan yang ramah lingkungan Petugas kantin Terciptanya kantin yang bersih dan memenuhi persyaratan lingkungan hidup
d. Penyediaan tempat sampah terpisah antara an organik dan organik Setiap kelas Tercipta tempat sampah yang bersih dan tertib dalam penempatan sampah
e. Penyediaan tempat cucian dan saluran pembuangan Setiap kelas Tercipta lingkungan yang bersih dan sehat
f.  Himbauan makan sehat Petugas kantin Tercipta makanan yang sehat yang tersedia di kantin
g. Pengawasan Kantin Guru Pembina kantin Tercipta kantin yang sehat dan bersih
5 Pengembangan sistem pengelolahan sampah a.    Penetapan Surat Keputusan Pengelolaan Kegiatan 7 K Kelompok 7 K Terbitnya Surat Keputusan  Pelaksanaan 7 K di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu
Training kegiatan Lingkungan hidup kepada OSIS SMAN 9 KOTA BENGKULU Peserta didik OSIS memiliki wawasan luas tentang lingkungan hidup
Pelaksanaan lomba kebersihan antar kelas Peserta didik Terciptanya kebiasaan hidup bersih bagi siswa SMAN 9 KOTA BENGKULU
Penyediaan saran dan prasarana kebersihan di lingkungan sekolah  

Warga sekolah

Terpenuhinya sarana dan prasarana kebersihan di SMAN 9 KOTA BENGKULU
Pembuatan kotak sampah terpisah antara sampah organik dengan an organik

 

 

Warga sekolah Terpenuhinya sarana dan prasarana kebersihan di SMAN 9 KOTA BENGKULU
Pembagian kelompok kerja pemeliharaan lingkungan sekolah Peserta didik Terbaginya kelompok pemeliharaan lingkungan hidup di SMAN 9 KOTA BENGKULU

Bengkulu,    Januari  2016

Kepala Sekolah,

 

 

Rohaji, S.Pd

NIP 196507211989031004

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *